(BUKAN) AWARD YANG PERTAMA

Olaaaaa……ternyata sebulan belakangan ini, saya baru posting dua kali. haduhArrrghhhhh……hasrat menulis saya benar-benar lagi ada di titik nadir. Sementara kawan-kawan blogger yang lain – yang sering mengintip isi kulkas saya – justru sedang sangat produktif. Apalagi si eda satu ini nih…buset, satu hari satu postingan kali yah. Hebat…hebat…hore

Anyway, belakangan ini, partisi otak sedang dibongkar, tidak ada ruang tersendiri untuk sekedar memikirkan tema postingan apa yang ingin saya tulis atau sekedar menyimpan “makanan ringan” di dalam kulkas saya ini pun tidak sempat. Sebulan ini saya benar-benar sibuk bergelut dengan file-file word perenggut kebahagiaan masa muda itu. Mulai dari meramu definisi, menambahkan klausul yang dirasa perlu dan penting, bernegosiasi dengan klien mengenai klausul-klausul yang sudah ada…hyaaaaaaaa…..jedugbenar-benar melelahkan, sampai ketika di ujung hari, yang tertinggal di pikiran saya hanyalah keinginan untuk tidur, istirahat, tidursekedar meingistirahatkan otak dan mata yang sudah dipaksa untuk menemukan kesalahan kecil tapi cukup mengganggu seperti peletakan huruf kapital dan titik koma yang salah. Haduhhhhhhh…. Maaf saya jadi menyampah di sini……plis

Anyway, walaupun postingan lagi seret, masih saja ada yang mau menitipkan awardnya (lagi) di kulkas ini.  Dialah, si perempuan yang sedang tergila-gila dengan segala yang berbau “pertama”. Hampir tiap hari google reader saya memunculkan tulisan-tulisan baru dia, buah keliaran khayalan dan imajinasinya. Dan alasan dia (lagi-lagi) menganugerahkan award, adalah karena saya termasuk orang pertama yang memberikan komen di  antara lima postingan terakhirnya. Well, saya sendiri juga kurang ingat di postingan yang mana (nanti saya cek lagi di my comment), tapi yang pasti saya pribadi merasa adanya award dari si eda ini jadi semacam stimulan buat saya, biar kulkas ini tetap terisi dengan sesuatu yang segar, dan eda itu berhasil, karena sekarang saya posting lagi dan sekarang menempelkan pin award ini di pintu kulkas saya…sip

Walaupun sebenarnya tidak ada rules yang diberlakukan si jeng satu ini untuk award yang dia titipkan itu, tetap saja saya merasa harus menuliskan sesuatu – minimal ada hubungannya sama sesuatu yang berbau “Pertama” – jadi kali ini saya mau bercerita tentang pertama kali  merantau keluar kota, eh malah keluar pulau dink. Pertama kali memilih dan memutuskan untuk belajar mandiri, adalah ketika saya baru saja lulus dari sebuah sekolah menengah pertama yang berada dibawah yayasan yang dimiliki oleh keluarga orang no. 2 di Negara ini. (kurang lebih waktu itu tahun 1996). Singkatnya, dengan dukungan orang tua, akhirnya saya beranikan diri untuk berangkat bersama teman-teman yang lain dengan disponsori oleh sebuah yayasan – yang waktu itu berharap anak-anak yang mereka sponsori ini kelak akan kembali dan membangun daerahnya – dan akhirnya sebagian besar dari kami memang kembali ke kampung halaman pada saat masuk bangku kuliah atau bekerja. Anyway, sebuah perjuangan yang cukup berat lho ternyata untuk belajar mandiri, dengan ukuran usia semuda itu (halah…semuda apa coba). Masih lekat di ingatan saya, ketika itu, hampir setiap minggu saya ke wartel telpun(handphone belum ada waktu itu) untuk berkabar ria dengan orang tua, dan setiap saat itu pula bisa dipastikan setelahnya saya keluar dari wartel dengan muka sembabnangis. Belum lagi waktu itu saya belum mengenal ATM, sehingga saya masih menerima kiriman bekal dari orang tua dengan menggunakan wesel. Harus pintar mengakali mengelola keuangan supaya masih tetap bisa survive sampai akhir bulan.  Hihihihihi, kalau ingat itu, saya jadi suka senyum-senyum sendiri. Kurang lebih kalau dihitung-hitung, berarti sampai sekarang saya sudah merantau selama 13 tahun yah. What ????? ngelamunsudah selama itu kah ???  *ngitung2 pake jari*

*mendadak pengen pulang kampung aja*ngacir nah ngomong-ngomong soal pulang kampung, bulan april kemarin saya sempatkan juga untuk pulang, peluk-peluk mama dan bapak dulu, main-main dengan ponakan dan sekedar ngobrol-ngobrol ringan dengan ketiga adik termasuk ibu kedua ponakan saya. lumayan, cukup untuk melepas kepenatan dan kangen sama rumah. eh, saya mo pamer deh foto dua jagoan kecil yang sekarang lagi rajin-rajinnya menelpon saya untuk sekedar menanyakan saya lagi ngapain. hehehehe, senangnya….*jadi pengen punya juga yang kaya gitu….satuuuuu aja (ups, napa jadi curhat colongan)*

ki:daiz, ka:faris

ki:daiz, ka:faris

aaa…look at d’smile

Advertisements

22 Comments

  1. wew, kayaknya kita seangkatan nih mbak, saya mulai kabur dari rumah juga tahun 96, sampe sekarang cuma sekali-kali saja nengok kampung halaman 😆

    saya ga kabur lho mas….hehehehe….:)

  2. CONGRATZ buat awardnya 🙂
    hehhehe jadi juga satu postingan..
    btw koq gak diestafetin sekalian 🙂
    ooooh…. tau.. tau…
    biar nanti ada postingan muncul lagi khusus kasih award ini ke orang lain ya 🙂 hehehhe

  3. wah sama2 perantau negh.

    so, skarang lagi dimana nih? n dimana kampung halamannya?
    halak hita jga kah?
    😉

    -life is beautiful-

  4. wehehehehe…..dapet award lagi….
    ayo titipin sedikit aja tulisan di sini…biar ramai dunia perblogingan…hehe

  5. @eka : haduh, jeng, dirimu paling bisaaaa memang yah…. *siapin postingan deh tuh jadinya*
    @maze : iya, ponakanku…lucu dan ngangenin…
    @depz : wah, si abang ini kayanya fast reader nih, ampe link yang menunjukkan kampung halamanku terlewat…hehehehe, sekarang posisi di jakarta

  6. Congratulation ya…semoga award ini makin memberikan kedekatan emosional antar blogger. 😀

  7. Nah..juice segarnya udah ada tuh.. Selamat selamat selamat.. Kulkasnya makin tambah seger aja nich. Oh ya..salam buat semua keluarga ya mbak..juga utk si kecil imoet dan lucu.

    makacih…makacih…..hehehehe…slamat menikmati

  8. @pak dhe : amaksih dah berkunjung, pakde….
    @fachia : iya nih…..masih ada yg berkenan nge-award-in
    @bang aswi:iya nih…..bang..:D

  9. weiiii selamat selamat *tepok” tangan dulu tiup terompet nyanyi panjangng umurnya*uppps jd kebablasen kek ulang tahun ae heheh

    kulkasnya penuh jeng 😀

    wahh keren tuh merantau 13 tahun ckckckc,pengin juga 😉

  10. Halo Zy….pakde datang lagi…aku mau bilang…itu foto siapa? cool banget…sumeringah sekali senyum anak2 manis itu….

  11. @yenin:monggo,jeng,kl mo ikut dtambah isi kulkasnya..hehehe..
    @pakde:iya,pakde,monggo mampir lg.fotonya itu ponakanku,..ngangenin mereka

  12. partisi otak? hmmm.. jadi berapa drive? ;))
    puyeng2 di kasih award.. wah… ngurangi puyengnya nggak tuh?

    hehehe, entahlah, drivenya juga ga jelaas… justru dapet award, jadi motivasi buat nulis sesuatu, untuk sejenak rehat dari ke-puyeng-an 😀

  13. ternyata jauh juga merantaunya si non.. untung sekarang sudah ada hp, internet, jadi komunikasi nggak terhambat.. apalagi dengan dua krucil yg lucu2 itu 🙂

    hehehe, gitu deh, mpok… 😀

  14. Home Sweet Home Kan…
    sama-sama kita perantau..
    hidup perantau

    hidup….,….,mas perantau.. 😀

  15. Saya juga anak perantauan, tapi masih kalah lama dengan kamu, cuma 10th

    wuih…10 tahun ? lama juga lho…emang sekarang dimana ?

  16. Now @ Palembang
    oo…orang palembang….say juga pernah ke sana, skitar tahun 2005, cuma beberapa hari sih, dan sempet ke prabumulih juga seminggu. hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s