SEKEDAR CORETAN YANG ENTAH

Garis bibir sedikit tertarik.

Senyum tersungging.

Tipis saja

Entah merayakan apa.

 

Tidak selayaknya dirayakan, tapi setidaknya cukup layak untuk dinikmati.

Seperti menikmati udara segar setelah seharian berkutat dengan kepengapan dan kepenatan.

Rasanya menyegarkan.

Ya, cuma butuh penyegaran, tidak lebih.

Mendidik hati membuatnya mampu mengontrol monster yang terkadang terbangun dari tidur panjangnya di dalam sana.

 

RINDU

*abis baca postingan jeng ibu kita kartini, langsung kepikiran nulis ini*

Rindu….

Deretan aksara yang membeku, mengkristal di sudut hati

Bongkahan rasa yang tertinggal,tertimbun dalam gelap

Seperti apakah rasanya?

Merindu dan dirindu.

Lagi….

Mungkin…hanya hibernasi

Setelah musim berganti,

Rasa itu akan cair kembali…

Hangat kembali…

Menjadi R.I.N.D.U.

kulkas rindu

kulkas rindu (minjem dari http://www.wallpapersweb.com)