EKSOTISME

Note :postingan ini tidak bermaksud untuk memojokkan atau mendiskreditkan seseorang, murni karena rasa “gatal” di otak saya yang meminta untuk digaruk. Itu saja kok.

Seperti biasa, ritual pagi hari saya ketika terbangun karena TV kecil di kamar saya yang sempit itu saya setel menyala sebagai pengganti alarm, adalah menyetel TV kembali ke volume paling minimum dan kembali tidur kurang lebih setengah jam untuk dilanjutkan dengan ngulet setengah jam kemudian. Di tengah ritual itu, biasanya saya juga mengecek ponsel, kalau-kalau ada panggilan tak terjawab akibat ke”kebo”an saya semalaman atau sms pemberitahuan dari pacar kalau hari itu tidak bisa mengantar ke kantor karena belum tidur akibat lembur semalaman. Kalau masih sempat biasanya sekaligus membuka twitter atau FB, sekedar belanja mata, kalau-kalau ada status menarik untuk dikomentari (hahahaha..). Dan hari ini, mata saya cukup beruntung karena menemukan sebuah status yang saya kutip kurang lebih sebagai berikut :

“Bukankah hitam itu eksotis? Termangu ngeliat temen bla…bla…bla…bla….”

Settttt….kata-kata “hitam” dan “eksotis” langsung menarik perhatian saya. Seingat dan sepengetahuan saya yang cetek secetek ketek ini , istilah eksotis biasanya dilontarkan oleh bule-bule yang tertarik dengan perempuan-perempuan Indonesia berkulit sawo matang yang mana hampir sebagian besar orang Indonesia memiliki jenis kulit yang demikian (itu dia kenapa produk pemutih kulit laris manis di negara kita dan saya salah satu penggunanya yang gagal). Hal ini pun saya muntahkan di kolom komentar si empunya status (walaupun saya yakin kalau dia tidak menangkap maksudnya sama sekali, karena dia tetap menegaskan bahwa dia juga menganggap kulit hitamnya sebagai hal yang eksotis!). Sebenarnya masalahnya di mana sih kenapa sampai saya menganggap penggunaan kata eksotis di status tersebut tidak sepadan untuk mendeksripsikan kulitnya yang (katanya) hitam itu ? Baiklah, mari kita simak baik-baik definisi eksotis berikut ini :

ek•so•tis /éksotis/ a 1 memiliki daya tarik khas krn belum banyak dikenal umum: perusahaan ini menanami lahan dng pisang eksotis , yaitu jenis pisang yg belum banyak dikenal di pasaran internasional; 2 diperkenalkan atau dimasukkan dr luar negeri (tt mode, gagasan, dsb); 3 bergaya asing; luar biasa; istimewa; aneh; ganjil: orang asing merasakan pertunjukan wayang kulit sbg sesuatu yg eksotis;
ke•ek•so•tis•an n perihal memiliki daya tarik
exotic
–adjective
1. of foreign origin or character; not native; introduced from abroad, but not fully naturalized or acclimatized: exotic foods; exotic plants.
2. strikingly unusual or strange in effect or appearance: an exotic hairstyle.
3. of a uniquely new or experimental nature: exotic weapons.
4. of, pertaining to, or involving stripteasing: the exotic clubs where strippers are featured.

–noun
5. something that is exotic: The flower show included several tropical exotics with showy blooms.
6. an exotic dancer; stripper.

Setelah melihat definisi di atas, setidaknya bisa merasakan di mana letak ketidaksepadanan penggunaan istilah itu. Baiklah, perlu di elaborate lebih jauh lagi ? okeh, begini, kita coba masukkan ke dalam kalimat yang tadi yah :

“Bukankah hitam itu eksotis?

Kalo dideskripsikan berdasarkan definisi di KBBI di atas berarti menjadi :

“Bukankah hitam itu memiliki daya tarik khas krn belum banyak dikenal umum ?
“Bukankah hitam itu bergaya asing; luar biasa; istimewa; aneh; ganjil ?

Coba dibandingkan dengan contoh penggunaan kata eksotis di dalam KBBI :

“Perusahaan ini menanami lahan dengan pisang eksotis, yaitu jenis pisang yg belum banyak dikenal di pasaran internasional.”
“Orang asing merasakan pertunjukan wayang kulit sbg sesuatu yang eksotis.”

Nah, sudah mulai bisa melihat dan merasakan perbedaannya bukan ?
Saya bukannya sok-sok-an merasa sebagai orang yang menguasai penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, toh si empunya status bukan satu-satunya yang menggunakan istilah tersebut, kebetulan saja yang kurang beruntung saya jadikan sebagai contoh adalah statusnya. Entah ada berapa banyak orang dari kita (bahkan mungkin saya) dengan tidak sengaja pernah menggunakan istilah “eksotis” karena ketidaktahuan atau karena sekedar asal comot menggunakan istilah tersebut biar terdengar “tidak biasa” atau kalau meminjam komentar si ningsih di status tersebut :

“Hitam = eksotis adalah pembelaan dari mereka yg berkulit gelap tapi ngebet pen putih and failed successfully =D”

Yang ingin saya sampaikan di sini, kata “eksotis” itu bukan istilah asli dari Indonesia tapi serapan dari bahasa asing, yang kalau kita pergunakan dalam kalimat dengan semena-mena, alih-alih terlihat keren malah membuat kita terdengar konyol.

Jadi, masih mau menyebut kulit atau diri anda eksotis ? Kalau saya sih maaf saja, saya bukan dan tidak akan pernah mau menjadi penari eksotis a.k.a stripper. Hehehehe….

Ada lagi nggak yah istilah sejenis itu yang dipergunakan tidak pada tempatnya selain kata “eksotis “….? Anyone ???

(sumber definisi istilah : KBBI & dictionary.com).

Advertisements

54 Comments

  1. hahaha.. ulasannya cukup eksotis,yg penting jangan jadi blogger eksotis juga kali ya hihihi 😛

    hitam atau putih kulit kita,perlu disyukuri,karena itu ketentuan Allah untuk kita 🙂

  2. hmmm

    maksudnya dia kulitnya eksotis, berasa pineaple atau coconut yang fresh from the tree hihihihi.
    kalau aku sih emang begitu dengar kata eksotis langsung terbayang sebuah villa terbuat dari bambu/rotan pinggir pantai dengan nuansa etnik lengkap dengan hiasan bunga dan buah-buahan tropis….
    duh jadi pengen ke bali ahhh…cari beach boy yang eksotis a.k.a striptease hahahaha

    pemakaian salah spt eksotis? sering lah
    itu NARSIS aja udah salah kan kan kan… ayo nu jelasin kenapa salah?

    EM

  3. setuju! bagi orang Indonesia, yang seharusnya eksotis itu kulit yang penuh freckles….

  4. wah, kalo disuruh sebutin istilah bahasa yang salah kaprah kayaknya ga kehitung deh, buanyaaaakkk…

  5. – penggunaan kata anarkis di Indonesia. ngaco berat.
    – narsis. nah, iya tuh…
    – antara acuh, dan tak acuh, banyak yg masih salah penggunaannya
    dan masih banyak lagi
    *sok tua mode on*

    ngmg2… klo dipikir2 tampang lo eksotis deh mbak…. *mlipir*

  6. kadang emang bahasa itu bisa begitu ya.. mengalami pergeseran arti.. yang penting sama2 ngerti lah. hehe.

  7. Ulasan yang mantap ini say. Orang memang sering salah kaprah mengatakan dirinya eksotis padahal bule aja gak ngomong gitu — padahal istilah itu yg bawa jg orang bule — hahahaa… Tp bener katamu, itu hanya pembelaan dari mereka yang berkulit hitam tp gagal dibikin putih, wakakaka…

    Tapi aku hitam dan aku gak pernah merasa kulitku eksotis, soalnya hitamya ya hitam orang Indonesia, tanggung, kagak ada keren2nya :D.

    • lha sama mbak, aku juga hitam, menjurus dekil, makanya pen putih walopun teteup gagallll…..wkwkwkkwkw

    • alay? alay kaya di pantay maksud lo ? mana ada alay logatnya macam inang2 di senen ? wkwkwkwkwkw

  8. ahahahahhah **guling2 akuuuu**

    suatu hari pernah ada siswa SMA yg maksa2 ayahnya buat beli pemutih wajah yg harganya ‘selangit’ sambil ngambek di toko 😀 akhirnya dibeliin juga sm ayahnya.. **semoga bener2 jd putih** 😀

  9. setuju mbak…. itu mah pembelaan diri doang yang mengatakan hitam=eksotis huahahahaa……..

    nice post! udah lama ngga ngeblog nih…. i’m back 😉

    • welcome back darling….. btw, itu kutipan dari temen gue bernama ningsih tapi menyebut dirinya *The Bitch* .

  10. Ternyata bukan aku saja yang dibenerin kosakatanya, orang yang update status itu juga kena hehehehe….

  11. dan aku menggunakannya di dua postingan terdahulu, haha! 😛

    masukan yang sangat mengharukan mbak, maturnuwuuuunnn

    *tepuk eksoootisss!!!*

  12. saya kadang make kata elegan biar keliatan agak pinter mbak, misalnya, “mbok kalo ngomong jangan gitu caranya, ndak elegan.”

    tapi tolong jangan dibahas di sini ya, kasian saya, nanti jadi keliatan ndesonya

    • itu mah bukan salah kaprah tapi salah tempat. harusnya ditaro di mata sama idung, malah ditaro di jidat….wkwkwkwkw

  13. Hmm…..

    Masih ada juga ya yg masalahin warna kulit? Setau gw orang pengen nabok Naomi Campbell karena kelakuannya yg jelek, bukan krn kulitnya yg hitam…

    Hmm…..

  14. hmm….

    ya mungkin saja si pemakai kata itu salah, artinya bisa salah karna tak tau arti sebenarnya (dan tak tau bisa jadi karna ikut2an dan tak mencari tau), atau karna dia punya terjemahan versinya sendiri (yang mungkin saja penafsirannya berbeda dengan hasil gugling, buka kamus or di wikipedia)

    sah-sah aja menurut gw kalo dia punya penafsiran sendiri

    toh dia ga memaksa org lain u/ menggunakan penafsirannya sehingga arti kata eksotis itu menjadi salah kaprah secara bahasa

    di negara ini kan udah biasa “menerjemahkan sa karepe dewe’ *halahh bahasa gw aja ancur gini malah ikut2an komen* hahay…

    tp gw salut deh sama postingan ini (n penulis)
    cuma krna status pesbuk (yg kaga penting) ampe posting, trus riset2 (CMIIW) cari arti kata eksotis itu

    salute….

    nice post gan

  15. Saya setuju sama didot …
    Ini postingan Eksotis …

    BTW …’
    Kamu kenapa Nye ?
    wot hepen euy … ?

    Kenapa punya energi berlebih untuk membahas Hitam …
    membahas eksotis …?

    hahahah

    salam saya Nye …

  16. Hahahaha… kesalahan makna kata ya? Gw juga sering tuh, maklum pelajaran Bahasa Indonesia dapet nilai jelek terus 😀

  17. Si bule pasti tendensius seksualitas, nih. Masa eksotis cuma ke warna kulit perempuan doang. Kata salah seorang mantan penggiat hak konsumen, kita berawal dan berakhir di hitam. Benerkah? Ya, mbuh….

  18. ya mungkin saja si pemakai kata itu salah, artinya bisa salah karna tak tau arti sebenarnya (dan tak tau bisa jadi karna ikut2an dan tak mencari tau), atau karna dia punya terjemahan versinya sendiri (yang mungkin saja penafsirannya berbeda dengan hasil gugling, buka kamus or di wikipedia)
    +1

  19. neng…klo masalah eksotisme gw pass aja deh…

    tapi kalo mo liat yang eksotik2 kita pulang kampung bareng nanti ya, gw kasih liat kuburan keluarga gw yg beneran lain daripada yang lain…hohohoho…

    btw…cewek2 makassar itu jarang kok yang putih, mereka coklat2 tua tapi manis tau 😛

    • emang iya cewe makassar manis2…tapi nggak eksotis kan ? hehehehe, ngerti..ngerti cin….lo harus pass karena ada “code of conduct” yang harus lo patuhi kan ?

  20. gw jadi teringat waktu nulis “suara” yang seharusnya suara terbata bata. tp gw nulisnya ter apaa…gitu. lupa ..oh tertatih tatih kalo gak salah

    *doh. efek kerja dimalam minggu. otak jadi ngehang*

  21. ya mungkin saja si pemakai kata itu salah, artinya bisa salah karna tak tau arti sebenarnya (dan tak tau bisa jadi karna ikut2an dan tak mencari tau), atau karna dia punya terjemahan versinya sendiri (yang mungkin saja penafsirannya berbeda dengan hasil gugling, buka kamus or di wikipedia)
    +1

  22. ek.so.tis
    [a] (1) memiliki daya tarik khas krn belum banyak dikenal umum..

    kulit orang indonesia/sawo mateng dimata orang luar negeri/bule sesuatu yang khas yang mungkin jarang diliat dinegaranya.. jadi penggunaan kulit sawo mateng/hitam=eksotis, bisa digunakan/bukan berarti salah,bisa pembelaan, dan bisa juga suatu harapan, tergantung siapa yang melihat dan niatnya apa..
    sama halnya kita melihat kulit orang bule bisa sebagai sesuatu yang eksotis karena ada sesuatu daya tarik yang ngebuat kita suka/ingin seperti itu, yang tidak dipunyai kulit orang indonesia.
    “Orang asing merasakan pertunjukan wayang kulit sbg sesuatu yang eksotis.” mungkin menrut org indonesia bukan sesuatu yang eksotis..

    jadi intinya penggunaan kata eksotis itu sendiri tergantung tempat dimana kita berada dan sesuatu yang asing yang mempunyai daya tarik..

  23. mas yang eksotis dan ganteng,, mau tanya dong….
    saya lagi tugas akhir,, dan bikin judul TA begini “Perancangan Fotografi Eksotika obyek pariwisata pantai di kawasan Gunungkidul” kira2 begitu bener gak ya mas??
    atau eksotikanya itu di ganti jadi eksotisme?? atau gimana ya mas?? mohon pencerahanyya….

    • Waduh saya bukan ahli Bahasa Indonesia mas…. tapi setahu saya harusnya eksotisme. Di KBBI sendiri tidak ada istilah “eksotika”. Demikian. Terimakasih
      Btw, saya bukan mas-mas ganteng…. 😀

  24. gokil bgt sih manusia” yg komen di sini.. jd ketawa sendiri lol

  25. i Like it so much. kalo kita yg ngomong eksotis, tepatny ke bule.. bukan malah diri kita sendiri..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s