SEBUAH DIALOG DALAM PENANTIAN TAK BERMAKNA

Bayu, aku disini. Terjebak pada penantian tak bermakna. Hari ini dia tidak kembali seperti yang dia janjikan beberapa waktu yang lalu. Kembali lagi berulang seperti itu. Mungkin memang dia tidak ingin kembali. Mungkin harus kuakhiri penantian tak bermakna ini. Mungkin tanya yang pernah dia lontarkan pun tak harus kujawab. Aku tak lagi menanti. Pergi.


Daia, hari ini aku tidak kembali seperti yang sudah aku janjikan. Bukan ini yang pertama, dari beberapa waktu yang telah terlalui. Kembali untuk apa dan kembali demi apa ? Tidak cukup jantan nyaliku untuk menerima jawaban atas tanya yang pernah kulontarkan. Tanya itu bagiku sudah tak bermakna sementara bagimu tanya itu sudah mengejawantah menjadi sebuah rasa yang tak mampu lagi kutampung. Maaf, aku tak mungkin kembali. Pergi.

Tak berjarap pesan itu kan menyapa

Hari ini ataupun esok

Hanya ingin diamku dalam tumpukan rasa

Biarkan larut tanpa ego yang terdesak

Tapi bila hari ini semua seakan terjawab

Tak ada inginku menggapainya

Tak juga ingin menolaknya

Riak itu mendadak tenang

Should it be overcome?

Should it be abandoned?

Advertisements

3 Comments

  1. Bayu…
    Wungu Putro Bayu Kumoro Escudo Two Point O !?
    What?!

  2. Setelah sekian tahun, baru tau ada Nama gw disebut… … … (… … …)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s